Elastisitas fisik dan contoh

Elastisitas fisik dan contoh pertanyaan – Benda umumnya dibagi menjadi 3 bentuk: padat, cair dan gas. Pada kenyataannya masih ada bentuk lain dari materi, yaitu plasma. Setiap bentuk memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri. Kali ini kita akan belajar tentang keunikan beberapa benda padat, yaitu elastisitas.

Apa itu elastisitas?

Elastisitas (elastisitas) adalah kemampuan (kemampuan) benda padat untuk kembali ke bentuk aslinya segera setelah gaya eksternal yang bekerja padanya hilang / dihilangkan. Deformasi pada padatan elastis mengikuti aturan yang diajukan oleh Robert Hooke, yang kemudian dikenal sebagai hukum Hooke. Matematikawan dan bahkan seorang filsuf Inggris telah menghidupkan hukum Hooke (elastisitas) yang ia mainkan
“Perubahan dalam bentuk benda elastis akan sebanding dengan gaya yang bekerja padanya sampai batas tertentu (batas elastisitas). Jika gaya yang diberikan ditambahkan untuk mengatasi elastisitas objek, objek akan berubah bentuk menjadi permanen.

-Robert Hooke-

Seorang teman memiliki apus bambu kecil. Ketika Anda memberi energi untuk menekuk bambu, bambu akan bengkok untuk sementara waktu, yang berarti bahwa bambu itu elastis. Bambu akan kembali ke bentuk aslinya jika gaya yang bekerja padanya dilepas. Tetapi jika Anda memberi banyak gaya, bambu bisa pecah. Kapan dia istirahat? Ketika gaya teman melebihi titik elastis bambu.
Besarnya Elastisitas

untuk. Ketegangan (stres)
Ketegangan adalah besarnya gaya yang bekerja pada permukaan tubuh kesatuan. Ketegangan dalam elastisitas dirumuskan:

rumus untuk elastisitas dari ketegangan = frac {force} {unit area} atau sigma = frac {F} {A}
Tegangannya sama dengan tekanan, memiliki satuan Pascal (Pa) atau N / m2

b. Strain (saring)
Strain elastisitas adalah pertambahan panjang yang terjadi pada suatu objek karena pengaruh gaya eksternal pada awalnya objek sebelum gaya eksternal bekerja di atasnya. Stok dirumuskan:

regangan = frac {delta display} {panjang awal} o = frac {delta} {l_ {o}}
Karena deformasi adalah rasio dua jumlah yang sama, itu hanya seperti koefisien (tanpa kesatuan)

c. kompresi
Kompresi hampir sama dengan ketegangan. Perbedaannya adalah bahwa ketegangan terjadi karena gaya yang mendorong molekul benda dikeluarkan sementara kemacetan disebabkan oleh gaya yang menyebabkan molekul benda masuk (kompres).

d. Modulus elastis (modul muda)
Definisi modul muda adalah perbandingan antara tegangan dan tegangan. dirumuskan

Modulus Elastis = frac {voltage} {strain} o E = frac {sigma} {e}

jika kita menggambarkan rumus stres dan deformasi dalam persamaan

E = frac {sigma} {e} = frac {frac {F} {A}} {frac {Delta l} {l_ {o}} = frac {F.l_ {o}} {TO. Delta l}
Contohnya masalah elastisitas fisik

1. Anda memiliki kawat dengan luas penampang 2 mm2, lalu direntangkan dengan kekuatan 5,4 N sehingga bertambah panjang 5 cm. Jika panjang kabel awal adalah 30 cm, apa modulus elastisitas dari kawat?

untuk. 1,53 x 106 N / m2
b. 1,3 x 106 N / m2
c. 1,65 x 107 N / m2
d. 1,62 x 107 N / m2

menjawab
tidak diketahui
A = 2 mm2 = 2.10-6 m
F = 5,4 N
Δl = 5 cm = 5,10-2 m
lo = 30 cm = 3.10-1 m

Bentuk muda = [5,4 x 3,10-1] / [2,10-6 x 5,10-2] = 1,62,107 N / m2 (jawaban d)

2. Plat besi sepanjang 2 m, penampang berukuran 4 mm x 2 mm. Modulus elastisitas besi adalah 105 N / mm2. Jika pada akhir lelang kekuatan 40 N ditarik. Berapa lama biaya besi?

untuk. 1 mm
b. 0,1 mm
c. 0,01 mm
d. 0,001 mm

diskusi
tidak diketahui
lo = 2 m = 2.103 mm
A = 8 mm2
σ = 105 N / mm2
F = 40 N

Sumber : https://rumusbilangan.com/


CATEGORIES : Pendidikan/ AUTHOR : bintaro

Comments are closed.